Rabu, 16 Maret 2016

#ERPT03A - SIA VS ERP

#ERPT03A - SIA VS ERP


Dalam Kesempatan ini kita akan membahas SIA VS ERP

Pengertian Sistem Informasi Akuntansi (SIA) – Proses dalam SIA menggunakan sistem pemrosesan transaksi untuk mencatat berbagai operasi transaksi yang terjadi, yang mempengaruhi status finansial organisasi. Sistem ini mengenai operasional sistem akuntansi, dan menangani laporan historis dari semua transaksi yang terjadi dalam jumlah besar. Selain itu, sistem ini membuat berbagai laporan seperti laporan keseimbangan keuangan dan rekening masukan yang semuanya memberikan gambaran finansial dari organisasi
Sistem Informasi

Sistem informasi adalah serangkaian prosedur formal di mana data dikumpulkan, diproses menjadi informasi dan didistribusikan ke para pengguna. Salah satu kerangka kerja sistem informasi ialaha sistem informasi akuntansi

Sistem Informasi Akuntansi

Menurut Bodnar dan Hopwood (2006), yang diterjemahkan oleh Amir Abadi Yusuf menyatakan bahwa, "Sistem informasi akuntansi merupakan kumpulan sumber daya, seperti manusia dan peralatan yang dirancang untuk mengubah data keuangan dan data lainnya ke dalam informasi, informasi tersebut dikomunikasikan kepada para pembuat keputusan."

Menurut Barry E. Cushing yang dikutip dan dialih bahasakan oleh La Midjan & Azhar Susanto (2003) mengatakan bahwa, "Sistem informasi akuntansi merupakan seperangkat sumber manusia dan modal dalam organisasi, yang berkewajiban untuk menyajikan informasi keuangan dan juga informasi yang diperoleh dari pengumpulan dan memproses data."

Menurut Nugroho Wdjajanto (2001) menyatakan bahwa : "Sistem informasi akuntansi adalah susunan formulir, catatan, peralatan termasuk komputer dan perlengkapannya serta alat komunikasi, tenaga pelaksanaannya dan laporan yang terkoordinasi secara erat yang didesain untuk mentransformasikan data keuangan menjadi informasi yang dibutuhkan manajemen."

Menurut La Midjan dan Azhar Susanto (2001) menyatakan bahwa: "Sistem informasi akuntansi merupakan suatu sistem pengolahan data akuntansi yang merupakan koordinasi dari manusia, alat dan metode yang berinteraksi secara harmonis dalam suatu wadah organisasi yang terstruktur untuk menghasilkan informasi akuntansi keuangan dan informasi akuntansi manajemen yang berstruktur pula."

Sedangkan menurut Romney &  Steinbart (2000) Sistem informasi akuntansi adalah serangkaian dari satu atau lebih komponen yang saling berelasi dan berinteraksi untuk mencapai suatu tujuan, yang terdiri dari pelaku, serangkaian prosedur, dan teknologi informasi.

Berdasarkan definisi para ahli diatas dapat disimpulkan bahwa Sistem Informasi Akuntansi (SIA) adalah suatu kombinasi dari berbagai sumber daya yang dirancang untuk memproses data akuntansi dan keuangan yang ada dan mengubahnya menjadi informasi yang dibutuhkan perusahaan untuk pengambilan keputusan bagi pihak-pihak yang berkepentingan.

Sebagai sebuah sistem informasi, SIA  menangani segala sesuatu yang berkenaan dengan Akuntansi. Dimana akuntansi sendiri sebenarnya adalah sebuah sistem informasi.

Fungsi penting yang dibentuk SIA pada sebuah organisasi antara lain :

  • Mengumpulkan dan menyimpan data tentang aktivitas dan transaksi.
  • Memproses data menjadi informasi yang dapat digunakan dalam proses pengambilan keputusan.
  • Melakukan kontrol secara tepat terhadap aset organisasi.


Subsistem Sistem Informasi Akuntansi terdiri dari 5 sistem, yaitu :

  • Sistem Pengeluaran (expenditure system):Segala peristiwa yang berhubungan dengan usaha mendapatkan sumber-sumber ekonomis yang diperlukan oleh perusahaan, baik berupa barang ataupun jasa, baik pemasok dari luar maupun dari karyawan didalam perusahaan.
  • Sistem Pendapatan (revenue system):Berhubungan dengan penjualan barang atau jasa yang dihasilkan oleh perusahaan kepada konsumen dan mendapatkan pembayaran dari mereka.
  • Sistem Produksi (production systeme):Berhubungan dengan pengumpulan, penggunaan dan pengubahan bentuk suatu sumber ekonomi.
  • Sistem Manajemen Sumber Daya (resources management system):Meliputi peristiwa-peristiwa yang berkaitan dengan manajemen dan pengendalian sumber daya seperti investasi dan aktiva tetap (fasilitas).

Sistem Buku Besar dan Laporan Keuangan (general ledger and financial accounting)



Tujuan Sistem Informasi Akuntansi

Menurut Mulyadi (2001, pp19-20), sistem informasi memiliki empat tujuan umum dalam penyusunannya, yaitu :
  • Untuk menyediakan informasi bagi pengelolaan kegiatan usaha baru. ada, baik mengenai mutu, ketepatan penyajian maupun struktur informasinya.
  • Untuk memperbaiki informasi yang dihasilkan oleh sistem yang sudah.
  • Untuk memperbaiki pengendalian akuntansi dan pengecekan intern, yaitu untuk memperbaiki tingkat keandalan (realibility) informasi akuntansi dan untuk menyediakan catatan lengkap mengenai pertanggung jawaban dan perlindungan kekayaan perusahaan.
  • Untuk mengurangi biaya klerikal dalam penyelenggaraan catatan akuntansi 
Menurut Hall (2001, p18), mengatakan pada dasarnya tujuan disusunnya sistem informasi akuntasi adalah :
  • Untuk mendukung fungsi kepengurusan (stewardship) manajemen.
  • Kepengurusan merujuk ke tanggung jawab manajemen untuk mengatur sumber daya perusahaan secara benar. Sistem informasi menyediakan informasi tentang kegunaan sumber daya ke pemakai eksternal melalui laporan keuangan tradisional dan laporan-laporan yang diminta lainnya. Secara internal, pihak manajemen menerima informasi kepengurusan dari berbagai laporan pertanggungjawaban.
  • Untuk mendukung pengambilan keputusan manajemen. Sistem informasi memberikan para manajer informasi yang mereka perlukan untuk melakukan tanggung jawab pengambilan keputusan.
  • Untuk mendukung kegiatan operasi perusahaan hari demi hari. Sistem informasi menyediakan informasi bagi personel operasi untuk membantu mereka melakukan tugas mereka setiap hari dengan efisien dan efektif. adalah untuk mendukung kegiatan operasi perusahaan dalam meningkatkan efesiensi dan efektifitas kegiatan operasional perusahaan, khususnya dalam proses arus informasi akuntansi.

Subsistem Sistem Informasi Akuntansi memproses berbagai transaksi keuangan dan transaksi nonkeuangan yang secara langsung memengaruhi pemrosesan transaksi keuangan.
Sistem Informasi Akuntansi terdiri dari 3 subsistem:

  • Sistem pemrosesan transaksi, mendukung proses operasi bisnis harian.
  • Sistem buku besar/pelaporan keuangan, menghasilkan laporan keuangan, seperti laporan laba/rugi, neraca, arus kas, pengembalian pajak.
  • Sistem pelaporan manajemen, yang menyediakan pihak manajemen internal berbagai laporan keuangan bertujuan khusus serta informasi yang dibutuhkan untuk pengambilan keputusan, seperti anggaran, laporan kinerja, serta laporan pertanggungjawaban.

Berbagai transaksi non keuangan yang tidak bisa diproses oleh Sistem Informasi Akuntansi biasa, diproses oleh Sistem Informasi Manajemen. Adapun perbedaan keduanya adalah :

  • SIA mengumpulkan mengklasifikasikan, memproses, menganalisa dan mengkomunikasikan informasi keuangan
  • SIM mengumpulkan mengklasifikasikan, memproses, menganalisa dan mengkomunikasikan semua tipe informasi

Sebuah Sistem Informasi Akuntansi menambah nilai dengan cara:

  • Menyediakan informasi yang akurat dan tepat waktu sehingga dapat melakukan aktivitas utama pada value chain secara efektif dan efisien.
  • Meningkatkan kualitas dan mengurangi biaya produk dan jasa yang dihasilkan
  • Meningkatkan efisiensi
  • Meningkatkan kemampuan dalam pengambilan keputusan
  • Meningkatkan sharing knowledge
  • Menambah efisiensi kerja pada bagian keuangan

2 komponen Sistem Informasi Akuntansi antara lain :

  • Spesialis Informasi
  • Akuntan

Contoh Sistem Informasi Akuntansi sebagai pusat informasi perusahaan:

  • Bagian pemasaran mempertimbangkan untuk memperkenalkan jenis produk baru dalam jajaran produksi perusahaan, untuk itu bagian tersebut meminta laporan analisa perkiraan keuntungan yang dapat diperoleh dari usulan produk baru tersebut
  • Bagian SIA memproyeksikan perkiraan biaya dan perkiraan pendapatan yang berhubungan dengan produk tersebut, kemudian data yang diperoleh diproses oleh EDP. Setelah diproses hasilnya dikembalikan ke bagian SIA untuk kemudian diberikan ke bagian pemasaran.

Kedua bagian akan merundingkan hasil analisa tersebut untuk dicari keputusan yang sesuai.
Dari contoh diatas dapat ditemukan 2 aspek yang berhubungan dengan sistem bisnis modern yaitu :

  • Pentingnya komunikasi antar departemen yang mengarah untuk tercapainya suatu keputusan.
  • Peranan SIA dalam menghasilkan informasi yang dapat membantu departemen lainnya untuk mengambil keputusan.

Informasi Akuntansi yang dihasilkan oleh Sistem Informasi Akuntansi dibedakan menjadi 2, yaitu :

  • Informasi Akuntansi keuangan, berbentuk laporan keuangan yang ditujukan kepada pihak extern.
  • Informasi Akuntansi Manajemen, berguna bagi manajemen dalam pengambilan keputusan.

Sistem informasi adalah serangkaian prosedur formal di mana data dikumpulkan, diproses menjadi informasi dan didistribusikan ke para pengguna.
Adapun kerangka kerja sistem informasi dibagi menjadi 2 yang utama yaitu : Sistem Informasi Manajemen dan Sistem Informasi Akuntansi
Sistem Informasi Akuntansi (SIA) adalah sebuah Sistem Informasi yang menangani segala sesuatu yang berkenaan dengan Akuntansi. Akuntansi sendiri sebenarnya adalah sebuah Sistem Informasi.

Fungsi penting yang dibentuk SIA pada sebuah organisasi antara lain :

  • Mengumpulkan dan menyimpan data tentang aktivitas dan transaksi.
  • Memproses data menjadi into informasi yang dapat digunakan dalam proses pengambilan keputusan.
  • Melakukan kontrol secara tepat terhadap aset organisasi.

Subsistem SIA memproses berbagai transaksi keuangan dan transaksi nonkeuangan yang secara langsung memengaruhi pemrosesan transaksi keuangan.
SIA terdiri dari 3 subsistem:

  • Sistem pemrosesan transaksi : mendukung proses operasi bisnis harian.
  • Sistem buku besar/ pelaporan keuangan : menghasilkan laporan keuangan, seperti laporan laba/rugi, neraca, arus kas, pengembalian pajak.
  • Sistem pelaporan manajemen : yang menyediakan pihak manajemen internal berbagai laporan keuangan bertujuan khusus serta informasi yang dibutuhkan untuk pengambilan keputusan, seperti anggaran, laporan kinerja, serta laporan pertanggungjawaban.
Sebuah SIA menambah nilai dengan cara:

  • Menyediakan informasi yang akurat dan tepat waktu sehingga dapat melakukan aktivitas utama pada value chain secara efektif dan efisien.
  • Meningkatkan kualitas dan mengurangi biaya produk dan jasa yang dihasilkan
  • Meningkatkan efisiensi
  • Meningkatkan kemampuan dalam pengambilan keputusan
  • Meningkatkan sharing knowledge
  • menambah efisiensi kerja pada bagian keuangan

Keunggulan Sitem Informasi Akuntansi Berbasis Komputer
Sistem informasi akuntansi dalam perusahaan yang sudah didukung oleh
teknologi informasi (SIA berbasis komputer) merupakan bagian dari sistem yang ada
yang dapat memberikan informasi bagi semua tingkat manajemen, mulai dari manajemen
tingkat atas (Top Level Management) seperti direktur dan Eksekutif, manajemen
menengah (Midle Level Management) seperti kepala cabang, divisi serta manajemen
tingkat bawah (Lower Level management) seperti mandor, supervisor.
Berikut ini beberapa keunggulan yang dimiliki oleh sistem informasi akuntansi yang
didukung teknologi informasi (SIA berbasis komputer), yaitu:
a. Proses pengolahan data yang cepat
b. Memiliki tingkat akurasi informasi yang tinggi
c. Efesiensi sumberdaya manusia
d. Kemudahan akses informasi

Proses Pengolahan Data yang Cepat
Salah satu ciri atau karakteristik dari suatu informasi yang berkualitas adalah
ketepatan waktu informasi yang diterima artinya jika infromasi yang diterima terlambat
maka ini akan mengurangi nilai manfaat infromasi itu sendiri. Sedangkan salah salah satu
manfaat informasi bagi penerimanya adalah menjadikannya sebagai referensi dalam
pengambilan keputusan (decision maker). Dalam bisnis keterlambatan pengambilan
keputusan akan dapat menghilangkan peluang emas yang seharusnya di raih. Tidak
terlalu berlebihan jika ada yang mengatakan bahwa keputusan yang cepat meski sedikit
kurang tepat akan jauh lebih baik dibandingkan dengan keputusan tepat namun terlambat.
Faktor kecepatan dalam mendapatkan informasi ini sering menyebabkan menjadi
mahalnya informasi. Masalah kecepatan proses pengolahan data sampai menjadi
informasi dalam sebuah sistem informasi ini akan terjawab jika sistem informasi
didukung oleh teknologi informasi.

Memiliki Tingkat Akurasi Informasi Yang Tinggi
Informasi yang akurat adalah informasi yang penuh dengan kepastian, yang sesuai
dengan tujuan pengolahan data, yang tidak bias atau tidak mengandung kesalahan.
Sebuah informasi yang akan dijadikan referensi dalam pengambilan keputusan atau
pembuatan kebijakan organisasi haruslah akurat sehingga dampaknya dapat dirasakan
dari produk keputusan atau kebijakan yang di ambil akan benar atau tidak menghasilkan
keputusan atau kebijakan yang salah. Bila informasi di dalam proses sistemnya sangat
bergantung pada kemampuan manusia (sistem manual) akan banyak kelemahan yang
sudah barang tentu akan mengurangi akurasi informasi yang dihasilkan. Kita tahu
manusia bila mengerjakan sesuatu pekerjaan dengan rutinitas yang tinggi akan
mengalami tekanan mental (stressing) atau kelemahan mental. Hal ini tidak akan terjadi
bila sistem informasi sudah berbasis komputer atau sudah duidukung oleh teknologi
informasi.

Efesiensi Sumberdaya Manusia
Pada sistem informasi akuntansi yang manual dengan jumlah data transasksi yang
banyak akan membutuhkan lebih banyak personil yang melakukakan tugas sebagai
pemroses data. Ada petugas pencatatan jurnal, internal audit, petugas Ledger, Petugas
Adjustment sampai pada petugas pembuat laporan keuangan. Di dalam sistem informasi
akuntansi yang sudah berbasis komputer hanya dibutuhkan satu operator sistem saja
yang bertugas sebagai entri data transaksi saja , selebihnya proses pengolahan data
dilakukan secara otomatis. Dalam hitungan detik jika proses entri data telah selesai
informasi keuangan atau laporan keuangan apapun yang diinginkan akan dapat
ditampilkan sehingga personil yang ada bisa dialokasikan untuk melaksanakan tugastugas
yang lain. Dengan demikian selain efesien dalam penggunaan sumber daya juga
sudah barang tentu akan lebih ekonomis.


Jika kita berbicara masalah keamanan sistem informasi, maka tidak luput pula dari resiko atau ancaman-ancaman sistem informasi akuntansi yang sering kita temui kasus umumnya seperti peretas sistem (hacker), atau penyebar virus yang membuat sistem informasi akuntansi tidak berjalan sesuai dengan siklusnya, malware atau program illegal yang bahkan bisa membuat kerusakan terjadi pada sistem.

Sesungguhnya masalah utama yang dihadapi oleh sistem informasi akuntansi yaitu :

Threats atau ancaman pada sistem

Ancaman adalah aksi yang mengganggu stabilitas sistem informasi akuntansi yang berasal dari dalam sistem itu sendiri maupun dari luar sistem. Ancaman-ancaman tersebut dapat disebabkan oleh 3 faktor, yaitu :

>Ancaman dari alam ( ex: Bencana yang membuat sistem rusak, dll )

>Ancaman dari manusia ( ex: Sabotase sistem oleh pihak dalam perusahaan, )

>Ancaman lingkungan ( ex: Lingkungan sistem yang tidak memadai )


Vulnerability atau kelemahan pada sistem tersebut

Kelemahan dari suatu sistem kemungkinan besar timbul pada saat mendesain atau/dan menetapkan prosedur sistem tersebut. Kelemahan ini bias juga disebabkan oleh factktor perangkat lunak dan/atau perangkat keras yang digunakan oleh sistem.

Aplikasi-aplikasi SIA:

o   Zahir Accounting

Zahir Accounting adalah sebuah program akuntansi berbahasa Indonesia, yang mudah digunakan, berkualitas dan berdaya guna tinggi, dirancang tepat dengan kebutuhan usaha kecil dan menengah di Indonesia.
Zahir Accounting merupakan software terbaik penuh inovasi. Dirancang untuk pengguna yang tidak mengerti akuntansi,karena dalam proses penginputannya sangat mudah digunakan dan desain tampilan (interface) program yang menarik,hanya dengan sekali menginput transaksi semudah kita menginput kwitansi atau nota pejualan, seluruh laporan dan grafik akan terbentuk secara otomatis.

Kelebihan :
1.      Mudah digunakan oleh non akuntan karena sudah disediakan formulir khusus untuk menginput semua transaksi umum dalam perusahaan seperti transaksi keluar atau masuk kas, pembelian, penjualan, piutang dan sebagainya.
2.      Desain user interface (tampilan)  menarik dan mudah dipahami karena struktur menu dan icon berupa gambar yang sederhana dan digunakan dalam kehidupan sehari-hari.
3.      Faktur dan laporan dapat didesain sesuai dengan keinginan dan kebutuhan perusahaan serta disertakan berbagai variabel data dan fungsi matematika yang dapat digunakan langsung.
4.      Laporan dapat dikirim via email dan diexport ke berbagai format. Mengirim laporan menggunakan email sangan mudah, cukup membuka laporan yang diinginkan kemudian klik tombol Send Email. Zahir Accounting juga dapat mengexport data dengan tampilan yang sama persis dengan tampilan pada Zahir Accounting.
5.      Menggunakan database client server sehingga menjadi lebih handal untuk menangani data besar, volume transaksi yang sangat tinggi dan tingkat keamanan data sangat tinggi.
6.      Fasilitas dan kapasitas dapat dipilih sesuai kebutuhan sehingga kita cukup membeli paket yang paling murah kemudian memesan fasilitas tambahan sesuai dengan kebutuhan.
7.      Berbagai grafik dan analisa bisnis interaktif yang tersedia dalam satu layar dan setiap grafik dapat diklik untuk dianalisis.
8.      Laporan dapat diklik untuk melihat detail transaksi (audit atau drill down) pada neraca atau laporan laba-rugi akan menampilkan buku besar per rekening. Jika mengklik nomor transaksi maka transaksi asli akan terbuka kembali. Jika mengklik kanan  mouse pada laporan keuangan akan menampilkan jurnal double entry.
9.      Seluruh transaksi dapat diedit dan dihapus.
10.  Memudahkan dalam pengambil keputusan bisnis karena dilengkapi berbagai analisa laporan keuangan perusahaan seperti analisis rasio, break even point analysis, berbagai grafik serta laporan interaktif yang menarik dan terintegrasi.
11.  Memiliki berbagai opsi fasilitas advace seperti:
            - Multi currency, multi price, multi discount.
- Serial number.
- Lot number dan expire date.
- Giro mundur.
- Sinkronisasi data antar cabang melalui internet dial-up. Hal ini belum dimiliki oleh keempat software di atas. Hal ini mempermudah dalam hal pengendalian perusahaan karena bersifat real time.
- Predictive input (menginput transaksi berulang kali secara otomatis).

Kekurangan :
1.      Zahir Accounting tidak dapat secara otomatis menghitung biaya perjam, perburuh dan biaya lain dalam akuntansi biaya.
2.      Pada Zahir edisi Flexy Money tidak tersedia fasilitas harga tetap, proyek dan departemen.
3.      Zahir Accounting edisi pendidikan belum mendukung pengeditan (unposting) transaksi penjualan dan pembelian.
4.      Tidak memberikan rekomendasi tentang kebutuhan perangkat yang dibutuhkan serta kompatibel dengan Zahir Pos.
5.      Zahir Pos kurang cepat dan responsif khususnya pada saat menginput transaksi, membuka faktur, menginput produk dan mencetak faktur.
Setiap software akuntansi tentu memiliki kelebihan dan kekurangan. Software akuntansi yang paling baik adalah software yang memiliki fitur yang lengkap dan mencakup segala prsoses-proses akuntansi selain itu juga memiliki kemudahan dalam hal pengoperasiam sehingga dapat disesuaikan oleh user atau pengguna .
Dari ulasan kelima software akuntansi di atas, kita dapat menarik kesimpulan bahwa software terbaik adalah Zahir Accounting karena menggunakan bahasa Indonesia, mudah digunakan dan  juga dilengkapi dengan grafik yang dapat mempermudah analisis data yang dapat digunakan untuk melakukan pegambilan keputusan pada perusahaan.


o   DEA (Dec Easy Accounting)

DacEasy Accounting adalah adalah satu software komputer untuk akuntansi yang di produksi oleh Sage Software, Inc. Dac Easy accounting merupakan serangkaian modul yang terintegrasi guna mengolah data akuntansi sehingga menghasilkan laporan keuangan. Dengan DacEasy Accounting pengolahan data akuntansi yang manual relatif tidak diperlukan lagi, karena dapat ditangani dengan cepat dan tepat oleh DacEasy Accounting. DacEasy Accounting & Payroll 95 memiliki berbagai keunggulan baik dari segi fungsi, menu dan modul jika dibandingkan versi- versi sebelumnya.

Kelebihan:
1.      Membutuhkan spesifikasi komputer yang sangat minim, bahkan bisa berjalan dalam komputer pentium I.
2.      Respon yang cepat
3.      Real time, maksudnya, ketika PLN mati, data yang sudah diinput akan tersimpan dalam database.
Kekurangan:
1.      DEA sangat bagus untuk estimasi efisiensi relatif UKE (Unit Kegiatan Ekonomi) tetapi sangat lambat untuk mengukur efisiensi absolut dengan kata lain bisamembandingkan sesama UKE tetapi bukan membandingkan maksimisasi secara teori.
2.      Uji hipotesis secara statistik atas hasil DEA sulit dilakukan.
3.      Menggunakan perumusan linier programming terpisah untuk tiap UKE (perhitungan secara manual sulit dilakukan apalagi untuk masalah berskala besar).
4.      Bobot dan input yang dihasilkan oleh DEA tidak dapat ditafsirkan dalam nilai ekonomi.
5.      Tampilan menu kurang menarik, dibandingkan software akuntansi lainnya, hanya terkesan simple dan sederhana.

o   MYOB Accounting

MYOB Accounting merupakan software akuntansi buatan Australia. Software ini banyak sekali digunakan di Indonesia, bahkan telah menjadi materi wajib bagi siswa SMK atau mahasiswa perguruan tinggi Akuntansi, lembaga kursus khususnya untuk materi komputer Akuntansi.
Software ini akan terasa powerful ketika diintegrasikan dengan software MYOB lain seperti MYOB Fixed Asset, MYOB Point Of Sale. Tampilan yang familiar, mudah digunakan, dan gampang dipelajari sehingga digunakan oleh orang banyak. Perbaikan dan penambahan fitur baru telah membawa MYOB pada versi 17. MYOB juga telah terbit untuk edisi Eropa dan Edisi Amerika (MYOB Premier Accounting Plus), MYOB Edisi Asia dan versi Original yang MYOB Accounting  Plus Versi 13 diIndonesia

Kelebihan:

  1. Mudah dipahami karena disertai gambar dan ikon yang menunjukkan siklus akuntansi.
  2. Didukung multi user dengan hak dan fungsi yang berbeda untuk setiap user.
  3. Tersedia fasilitas edit formulir (faktur, bukti kas) sehingga bisa disesuaikan dengan keinginan perusahaan.
  4. Terintegrasi dengan Microsoft Office sehingga mudah digunakan dalam editing dan modifikasi data atau  laporan.
  5. Fitur dan fungsi sangat lengkap, seperti reminder utang-piutang, surat tagihan, payroll bahkan mendukung fungsi Email sehingga dapat meningkatkan kinerja perusahaan.
  6. Cocok untuk segala jenis usaha baik skala kecil, multi departemen dan multi proyek
  7. Mudah dalam perawatan database dan backup data.
  8. Petunjuk penggunaan banyak beredar di Indonesia hal ini karena software MYOB ini populer di Indonesia dan digunakan di banyak perusahaan dan juga diajarkan di Universitas dan juga SMK-SMK.


Kekurangan:

  1. Dalam versi 13, digit angka yang tampil dalam MYOB hanya 11 digit (99 miliar), lebih dari 11 digit laporan harus di ekspor ke Excel agar semua angka bisa dilihat. Hal ini tentu mengurangi tingkat efisiensi kinerja perusahaan tersebut.
  2. Meski telah Multi user, tetapi tidak bisa digunakan secara bersamaan.
  3. Format neraca masih menggunakan standar Australia. Neraca yang ditampilkan adalah Aset – Kewajiban = Net Asset (Modal)
  4. Belum mendukung multi currency (mata uang)
  5. Belum mendukung multi gudang. Hal ini cukup mengganggu bila perusahaan yang menggunakan software ini memiliki lebih dari satu gudang.

Jika dibadingkan ulasan terdahulu 


MAKA :

SIA dan ERP memiliki perbedaan pada fitur, bentuk, dan fungsinya. SIA atau sebuah Integrated Accounting System mengintegrasikan fungsi spesifik ke Accounting sedangkan ERP adalah sistem yang dapat menyatukan lebih banyak fungsi/modul bisnis, bisa mencakup fungsi bisnis seperti sumber daya manusia (human resource), manajemen persediaan (inventory management), sales and distribution, supplier and purchase order management, dan financial resourse management. Jadi bisa dibilang kalau SIA hanya menangani satu business function sedangkan ERP menangani seluruh business function yang ada pada suatu perusahaan.
     Selain itu, tujuan dari kedua sistem juga berbeda, SIA bertujuan untuk melakukan improvement efisiensi dan accuracy financial dan cost accounting dan laporan keuangan, memenuhi tujuan ini dengan mengasimiasi aspek financial dan cost accounting.-seperti general ledger, journal entries, account payable, accounts receivable, dan fixed asset accounting ke dalam satu sistem accounting. Karena financial recording terjadi pada satu akun, SIA membuat akses informasi finansial lebih cepat dan lebih mudah serta dapat mengurangi cost untuk pekerja administrasi. Tidak seperti SIA, ERP system menggabungkan data dari berbagai bisnis proses yang berbeda menjadi sebuah sistem informasi yang sangat besar dan komprehensif. Tujuan utamanya adalah untuk memfasilitasi manajemen sehari-hari dari operasi bisnis. 
        Perbedaan selanjutnya ada pada derajat integrasi kedua sistem. Kedua sistem mencakup fungsi financial accounting, mialnya double-entry bookkeeping, sebuah general ledger, dan kapabilitas rekonsiliasi jurnal dan akun. Kedua sistem juga mencakup tax analysis dan fitur reporting serta memfasilitasi business planning dan budgeting. Yang membuat kedua sistem ini berbeda adalah derajat integrasi dari ERP yang dapat melakukan track informasi finansial dari banyak business location dalam sebuah aplikasi.
      Sumber lain menyebutkan bahwa SIA menangani transaksi accounting seperti payroll, account receivable, account payable, trial balance, dan beberapa modul umum seperti billing, sales order, general ledger, timesheet, expense, serta electronic payment. Sementara itu, ERP merupakan sebuah resource management system, yang dapat melakukan tracking tangible dan intangible asset, material, human resources, dan financial resources. Yang membedakan antara SIA dan ERP dalam hal ini adalah ERP menyediakan fungsi yang tidak ada pada SIA, yaitu faktor intangible seperti jumlah jam kerja, product lifecycle, performance units, dan customer relations. Secara sederhana, bias dikatakan bahwa SIA adalah sebuah subset dari sebuah ERP. 
       Ada referensi yang menyebutkan juga bahwa perbedaan SIA dengan ERP adalah pada segi fungsi, range, design, output, dan ukuran. Sekarang ini, SIA telah digunakan sebagai sinonim ERP yang ternyata merupakan sebuah kesalahan dari sebagian besar orang, SIA menjadi sebuah bagian terpenting dari ERP karena menjalankan accounting yang akurat tetapi ERP lebih dari sekedar accounting, melainkan meliputi aspek-aspek lain seperti SCM, marketing, human resource, multiple inventory, SFA, logistic, dan lain-lain. ERP meng-cover semua aspek yang kecil menjadi sebuah organisasi besar mencakup accounting dan aspek-aspek lainnya dalam satu software agar informasi mengalir dari satu departemen ke departemen yang lain pada waktu yang real dan menghasilkan output yang dapat menggambarkan status dari seluruh organisasi. ERP mampu menangani semua aktivitas dalam sebuah organisasi, misalnya pada sebuah manufaktur, ini dapat dimulai dari melakukan track supplier  bahan mentah sampai reord penjualan barang jadi. Sementara SIA melakukan track aliran uang dengan memproses account receivable dan payable dan menghasilkan laporan yang dapat memberikan gambaran perusahaan sedang berada pada kondisi loss atau profit. Dari sumber yang sama juga dijelaskan bahwa perbedaan besar terdapat pada SIA dan ERP dimana SIA dimulai dari sale, purchase, cash, dan bank voucher, dan selesai pada balance sheet yang melukiskan status keuangan perusahaan selama periode tertentu. Sementara ERP menjelaskan lebih dari sekedar accounting sederhana da bahkan bisa memprediksi profit atau loss di masa yang akan datang merubah market trend, cara untuk meningkatkan profit margin, menurunkan biaya produksi, meningkatkan kualitas produk akhir, mengidentifikasi pasar baru, dan lain-lain. Dalam hal ini, dapat dilihat bahwa ERP menjadi tool yang tidak hanya menjelaskan bagaimana sebuah bisnis berjalan, tetapi juga memberikan saran kepada suatu bisnis agar dapat mendapatkan profit yang lebih besar.
     Perbedaan yang lainnya adalah SIA dapat menangani system accounting yang beragam dan transaksi yang kompleks dan ERP menyediakan view yang lebih mendalam dari operasi sehari-hari setiap location dan mengendalikannya tanpa kontrol manual.
     Contoh software SIA yang ada sekarang ini adalah MYOB, MOAE, Accurate Accounting,Daceassy Accounting, dan Zahir Accounting,  sedangkan contoh software ERP adalah SAP, Oracle, JDEdwards, PeopleSoft, Micosoft Business Solution, IFS (Industrial & Financial System), QAD MFG/Pro, Compiere ERP/CRM, Adempiere, OpenBravo, 


sumber:
http://teebriz.blogspot.com/2012/04/kelebihan-dan-kekurangan-software_27.html
http://oggyprahastayudha.wordpress.com/2013/11/14/aplikasi-untuk-sistem-informasi-akuntansi/
http://shienaanan.blogspot.co.id/2013/01/pengertian-sistem-informasi-akuntansi.html
http://ekonomiplanner.blogspot.co.id/2014/06/pengertian-sistem-informasi-akuntansi_24.html


Tidak ada komentar:

Posting Komentar